Perusahaan tambang asal Inggris Churcill Mining Pty Ltd dan anak perusahaannya Planet Mining Plc menggugat Pemerintah Indonesia pada Arbitrase Internastional Center for Settlement of Investment Disputes (ICSID).

Pemerintah-Indonesia-Menang-Gugatan-Dari-Perusahaan-Tambang-Inggris-Yasona-Lauli-Menkumham
“Pemerintah Indonesia Menang Gugatan Dari Perusahaan Tambang Inggris” kata Yasona Lauli Menkumham

Mereka menuduh pemerintah Indonesia melanggar perjanjian bilateral internasional antara Indonesia dengan Inggris, dalam ini mereka munjukan tuduhan kepada Bupati Kutai. Tuduhannya yang secara spesifik Pemerintah kutai yang mencabut kuasa pertambangan atau izin usaha pertambangan eksploitasi (KP/IUP Eksploitasi) dianggap melanggar dengan melalkukan ekspropriasi tidak langsung (atau dikenal dengan indirect apropriation) dan prinsip perlakuan yang adil dan seimbang (fair and equitable treatment) kepada 4 anak perusahaan penggugat Grup Ridlatama pada area seluar 350 kilometer persegi di kecamatan Busang pada tgl 4 Mei 2010.

“Para penggugat mengklaim bahwa pelanggaran tersebut telah menimbulkan kerugian terhadap investasinya di Indonesia, dan mengajukan gugatan sebesar US$ 1,3 miliar atau lebih kurang Rp 18 triliun,” tutur Yasonna.

Tribunal ICSID pada tanggal 6 Desember 2016 telah menolah semua klaim yang diajukan penggugat, serta mengabulkan permohonan Pemerintah Indonesia untuk mendapatkan penggatian biaya perkara sebesar 9,4 juta Dollas AS

Untuk mendudukung gugatannya para penggugat memberikan setidaknya 34 dokumen palsu dalam persidangan. Pemerintah mengajukan saksi ahli seorang ahli forensik yang kemudian memberikan kesaksisan bahwa memang dokumen yang diajukan para penggugat adalah palsu.

“Akhirnya, melalui perjuangan panjang, pada tanggal 18 Maret 2019 Komite ICSID menegaskan kemenangan Indonesia melalui sebuah putusan yang final dan berkekuatan hukum tetap (Decision on Annulment),” tegas Yasonna.

Pemerintah harus lebih tegas lagi nih terhadap para pengembang yang sering kali telah melewati batas wajar dari ijin yang diberikan. Rupaya aji mumpung juga masih berlaku secara Internasinal ya…

Jika Anda punya industri tambang yang memerlukan perlindungan kebakaran, silahkan menghubungi kami di no telp 021 8849999. Atau lewat Whatsapp dengan menekan tombol di sebelah kanan bawah.

Cek Produk Perlindungan Kebakaran dari kami.

Kami akan membantu Anda melindungi Aset berharga Anda.

Sumber berita : Berita Satu

WhatsApp Chat WhatsApp us