Water Spray System – Pengertian Dan Cara Kerjanya

Water Spray System adalah sistem pemadaman dengan semprotan air yang dihubungkan dengan katub (valve) kontrol secara manual atau otomatis. Sumber air hampir sama dengan Fire Hydrant System dan Fire Foam System yang dihubungkan dengan pipa instalasi dari rumah pompa sebagai penyuplai air bertekanan tinggi. Peraturan yang mengatur standar dan spesifikasi serta instalasi Internasional adalah NFPA :
NFPA 15 : Standard for Water Spray Fixed System For Fire Protection dan
NFPA 13 : Standard for the Installation of Sprinkler System.
NFPA 14 : Standard For The Installation of Stand Pipe Private Hydrant and Hose System.
NFPA 750 : Standard on Water Mist Fire Protection System.
NFPA 850 : Fire Protection For Generating Plans and High Voltage Direct Current Converter Station.

Air tetap menjadi media pencegah kebakaran yang dominan di seluruh dunia. Dengan mengadaptasi metode aplikasinya, air bahkan dapat digunakan untuk memadamkan atau mengendalikan kebakaran dalam situasi di mana ia biasanya tidak dianggap cocok

Water Spray System untuk Trafo
Water Spray System Untuk Melindungi Trafo

Tipe-tipe Water Spray System

Water spray system berdasarkan kecepatan semprotan air yang dihasilkan dibagi menjadi 2, yaitu :

  • Semproran Kecepatan Tinggi atau yang dikenal dengan High Velocity System (HV). High Velocity system digunakan untuk memadamkan api yang disebabkan oleh bahan bakar minyak dan sejenisnya. Peralatan listrik yang didalamnya terdapat minyak seperti trafo (transformator), atau system lubrikasi pada turbin penggerak mesin uap umumnya dilindungi dengan system HV.
  •  
Penampungan Air Water Spray System
Penampungan Air Water Spray System

Pemadaman api dari sistem HV ini tercapai karena kombinasi beberapa proses berikut ini :
– Pendinginan pada permukaan minyak yang terbakar mengurangi laju penguapan
– Uap yang dihasilkan pada saat proses penyemprotan mengurangi secara kadar oksigen yang merupakan unsur utama terjadinya api.
– Pengenceran bahan bakar yang terbakar. Air bisa larut kedalam beberapa cairan yang mudah terbakar seperti alkohol sampai tahap yang paling rendah sehinggal cairan yang semula mudah terbakar menjadi tidak bisa terbakar lagi karena bercampur air.
– Emulsifikasi, yaitu proses penyemprotan air dengan kecepatan tinggi akan menyebabkan gumpalan minyak diantara air, atau gumpalan air dalam minyak, dan menghentikan sementara proses kebakaran. Setelah beberapa menit, minyak yang menjadi gumpalan tersebut akan bersatu lagi dan bisa terbakar, oleh karena itu harus cepat dibersihkan.

  • Semprotan Kecepatan Sedang atau lebih dikenal dengan Medium Velocity System (MV). Sistem Medium Velocity ini ini biasanya digunakan untuk melindungi Struktur, pabrik dan kapal dari percikan api langsung saat terjadi kebakaran di area yang dilindungi.
  •  
Water Spray System Melindungi Tanki Minyak
Water Spray System Melindungi Tanki Minyak

Pemasangan ini umumnya termasuk : perlindungan menyeluruh terhadap permukaan luar tanki penampungan minyak untuk mencegah agar tidak terjadi ledakan atau yang dikenal dengan BLEVE (boiling liquid expanding vapour explosion); Tanki tempat penampungan minyaknya; struktur bangunan yang mendukung atau menyokong area yang berbahaya seperti conveyor. Selain itu pencegahan kebakaran nozzle dari water spray diarahkan ke area dimana ada kemungkinan kebocoran pada tanki tersebut. Penyemprotan air dengan water spray secara dini, mencegah gas yang bocor segera lenyap serta menunda gas mencapai titik bakar.

Sistem Aktifasi Water Spray System

Sistem ini bisa diaktifasi atau aktuasi dengan manual maupun otomatis.

Pada sistem yang bersakala kecil, dipasang sprinkler dengan yang memiliki sensor panas sesuai dengan area yang dilindungi. Pada suhu tertentu pembaca sensor panas pecah dan akan membuka katub dan air mengalir sampai ke ujung Nozzle ke area yang dilindungi.
Dalam Sistem yang skala besar dipasang deluge Valve diantara pipa saluran utama dan pipa jalur distribusi area yang dilindungi. Lalu disambungkan kembali dengan pipa yang ujungnya dipasang nozzle dengan sensor panas (Heat Stick) pada area yang dilindungi. Pipa ini diberi tekanan yang lebih tinggi dari tekanan pada Deluge Valve agar katubnya tetap tertutup.

Menentukan Tipe Water Spray System

Hal-hal berikut ini harus diperhatikan saat akan memilih tipe water spray system :

A. Sifat fisik serta kimia dari bahan yang dilindungi, seperti :
– Titik nyala
– Berat Jenis Bahan
– Tingkat kelarutan dengan air
– Reaksi bahan yang dilindungi terhadap air

B. Kemungkinan terjadinya kerusakan bahan yang dilindungi dari kejutan semprotan air dengan tegangan tinggi, pada alat yang suhunya tinggi.

C. Jarak antara titik nozle dengan material yang dilindungi, design yang dihasilkan harus menjamin keamanan.

Mendesign Water Spray System

Untuk menjamin keamaan dan kepastian perlindungan terhadap kebakaran, Anda harus menyerahkan kepada Specialist Fire Protection System.
Design dari water spray system ini sangat kompleks meliputi : gambar kerja, spesifikasi dari keseluruhan komponen yang digunakan, hydraulyc calculation yang juga harus disetujui oleh parbikan pembuat komponen.
Pertimbangan harus diberikan pada fasilitas drainase untuk menangani air yang dikeluarkan dari sistem dan kemungkinan tumpahnya cairan yang mudah terbakar atau mudah terbakar yang mungkin ada di dalam area yang dilindungi.

Segera lindungi Asset berharga Anda dari kebakaran,

 

Pin It on Pinterest

Share This
WhatsApp Chat WhatsApp us