Perbedaan Perkabelan Kelas A dan Kelas B dalam Alarm Kebakaran.

Perkabelan menjadi sangat penting saat kita akan melakukan instalasi. Standar yang kita gunakan adalah NFPA 72 dan NFPA 70. Secara garis besar terbagi menjadi 2 yaitu Kelas A dan Kelas B.

Di lapangan sering dijumpai keidentikan yang salah kaprah. Perkabelan kelas B lebih diidentikan dengan sistem alarm kebakaran konvensional. Dan perkabelan kelas A diidentikkan dengan Alarm kebakaran Addressable.

Perkabelan Kelas B

Perbedaan yang paling bisa dilihat adalah seluruh alat disusun seri yang diakhiri dengan resistan pada ujungnya. Resistan ini lebih kita kenal dengan EOL (End of Line Resistor). Cara kerjanya adalah kontrol panel memonitor arus yang melewati jalur kabel dengan cara memonitor resistan tersebut. Jika jumlah arus yang mengalir sesuai, kondisi panel normal. Namun jika jumlah arus yang melewati jalur kabel berkurang, atau hilang, panel akan mengindikasikan adanya trouble atau open circuit.

Perbedaan Perkabelan Kelas A dan Kelas B Dalam Alarm Kebakaran

Perkabelan Alarm Kelas B

Jika terjadi kabel yang terputus, alat-alat yang berada sebelum kabel yang putus masih bisa berfungsi. Dan alat yang setelah kabel terputus tidak akan berfungsi, sebelum kita memyabung kembali.

Perkabelan Alarm Kelas B terputus

Ada Kabel Terputus

Perkabelan Alarm Kelas A

Pada perkabelan kelas A peralatan disusun dalam jalur yang membentuk lingkaran. Oleh karena itu sering juga disebut dengan sistem perkabelan Looping. Untuk panel addressable dalam berkomunikasi menggunakan sistem perintah dan menjawab dengan data, sehingga tidak diperlukan EOL pada jalurnya.

Perkabelan Alarm Kelas A

Skema Perkabelan Alarm Kelas A

Dalam posisi normal perkabelan Alarm kelas A dan B tidak ada perbedan. Namun saat terjadi kabel yang terputus, semua masih bisa berfungsi dengan normal. Namun kontrol panel akan menunjukkan ada masalah (trouble). Sehingga kita harus memperbaiki dan menyambung kabel yang terputus agar panel kembali normal.

Perkabelan Alarm Kelas A ada kabel terputus

Kondisi jika ada kabel yang terputus Kelas A

Perbedaan Perkabelan Kelas A dan Kelas B bisa digunakan dalam semua sistem. Kedua sistem alarm kebakaran konvensional dan addressable bisa menggunakan kedua kelas di atas. Pertimbangan utama dalam pemilihan sistem perkabelan adalah biaya yang lebih tinggi. Biasaya sistem looping hanyak dipakai untuk perusahaan yang ingin memonitor secara keseluruhan sistem yang dipasang. Atau syarat dari penjaminan oleh perusahaan asuransi.

Demikianlah pembahasan kami mengenai perbedaan perkabelan Kelas A dan B dalam Sistem alarm kebakaran.

Jika Anda berencana untuk memasang Sistem Alarm Kebakaran silahkan berkonsultasi dulu dengan kami, agar mendapatkan perlindungan yang sesuai Standar Internasional maupun Nasional. Kami adalah perusahaan fire protection specialist.

No telephone yang bisa dihubungi di 021-884-9999 atau bisa mengirimkan email ke sales@fatiha.co.id atau bisa mengisi formulir lewat Conctact Us.

Berkonsultasi menggunakan WhatsApp silahkan menekan tombol WA di sebelah kanan

WhatsApp Chat WhatsApp us